
Genderang perang kembali ditabuhkan oleh Microsoft. Kali ini, musuh utamanya adalah Google. Setelah Lotus 123, Dbase, browser Netscape, Operating System Novell dan beberapa produk lawas pada tewas, kini Microsoft berusaha membunuh Google dengan cara yang tidak bisa dilakukan perusahaan tak berduit banyak, membeli Yahoo.
Akibatnya, Google mengecam upaya akuisisi Yahoo oleh Micrososft tersebut sebagai sebuah tindakan yang mengancam kebebasan pengguna Internet dalam menggunakan instant messaging dan akun e-mail alternatif.
Tak kurang dari Chief Legal Officer Google, David Drummond, secara resmi mengatakan bahwa tawaran "permusuhan" yang disampaikan oleh Microsoft kepada Yahoo meningkatkan berbagai pertanyaan yang mengganggu.
"(Tawaran akuisisi) ini lebih dari sekedar transaksi finansial, sebuah perusahaan mengambil alih perusahaan lainnya," tegas Google seperti disampaikan oleh Drummond, seperti dikutip dari DetikNet.
Dalam tulisannya di blog resmi perusahan Google, Drummond mengajukan pertanyaan bernada was-was, kalau-kalau kombinasi Microsoft dan Yahoo tersebut akan memberikan keuntungan bagi pelaku monopoli bisnis software PC (Microsoft - red.) untuk melakukan limitasi kepada konsumer dalam hal kebebasan menggunakan e-mail, IM dan layanan web-based lainnya dari kompetitor.
Sementara itu, petinggi Microsoft Steve Ballmer mengatakan bahwa kombinasi antara Microsoft dengan Yahoo justru akan memberikan alternatif kepada pemasang iklan, yang selama ini 70 persen mengarah ke Google.
Namun, dibalik upaya pembelian Yahoo, ada keuntungan yang bisa kita dapatkan sebagai user. Operating System Windows yang kita pakai akan lebih terintegrasi dengan Yahoo. Hasil pencarian pun bisa lebih akurat dengan bergabungnya server-server search engine Yahoo dengan server-server search Engine Microsoft. Begitu pula dengan inovasi-inovasi yang bisa diluncurkan oleh Yahoo+Microsoft. Rasanya akan makin mempermudah kita sebagai user.
Terlepas dari keuntungan yang bisa kita dapatkan, tetap saja, melihat gelagat Microsoft seperti ini, saya jadi kurang suka dengan gaya bisnis Microsoft. Beli sana-sini. Hantam sana-sini. Membuat citra Microsoft kurang nyaman dimata saya. Meluncurkan Zune untuk menyaingi iPod. Makin mempertebal rasa tidak respek saya pada Microsoft.
Menurut saya, kalau Microsoft berusaha membeli Yahoo, Google seharusnya juga tak mau kalah, beli saja Amazon dan eBay. Pasti Microsoft bakal pusing seribu satu keliling.
***
Sumber: Detikinet.com
microsoft vs google
Sabtu, 12 April 2008Diposting oleh indra irwansyah di 09.24
Langganan:
Posting Komentar (Atom)












0 komentar:
Posting Komentar